Pages

Tampilkan postingan dengan label Dear Pensieve. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dear Pensieve. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Mei 2015

Joey Joey Joey

Setengah 6 pagi. Pasca bergulat dengan malam-malam yang panjang. Wondering about how love can be so destructive and makes you so alive at the same time.
Apa sih ya. Hidupku ini penuh hal-hal kontra yang nggak masuk akal. Bisa dibilang kemunafikan juga. Bisa juga dibilang pergulatan diri.

I Love My God. I pray for HIM. I love HIM and wondering why there's certain things that HE banned. I dunno which is true and I dunno which is wrong. I just know that Im happy and I dont think that's enough for my life.

Anyway, dari pada nggalau karepe dewe...
Joey Graceffa comes out beberapa waktu lalu dan aku baru sempet bahas ini sih...


After Connor Franta's come-out video, aku udah nebak cepat atau lambat, Joey pasti bakalan come out juga. Tapi yang aku gak nyangka adalah... cara dia come out bisa sebegini indahnya.

Nerbitin buku dengan kalimat "Surprise, Im gay!" ditambah music videonya yang ada diatas itu. Itu aku lihatnya pagi-pagi kan, mau kuliah, ngecek subscribtion eh ada video yang super meaningful itu. Apa ya... ikut seneng aja buat dia :) Pada akhirnya bisa bebas menjalani hidup tanpa berpura-pura lagi. It feels so blessed to have millions friends, family and subscriber who wholeheartedly support him kayak gitu :)

Gitu aja sih sebenernya. Sementara hidup gue disini... kuliah tiap hari penuh dukalara. Praktikum 6 kali seminggu nonstop kayak robot aja.

Berteman pun... aku nggak tau didasari sama niat yang cukup tulus apa enggak. Cukup kecewa karena masalah kapan hari itu dengan seorang teman. Cukup sedih. Bikin agak down. Bikin aku mempertanyakan kembali, kok ya bisa-bisanya menilai pertemanan dengan suatu parameter yang menurutku make no sense.

Tapi yaudah sih.

Rabu, 13 Mei 2015

Have I Ever

Ditag suruh bikin beginian sih...

HAVE I EVER:

Kissed someone: no. but im going to. pobably this weekend *loh???
Been Drunk: I haven't. And not planning to.
Cried Myself to Sleep: yes.
Felt lonely: sometimes
Been depressed: sometimes
Smoked : No. Gak minat juga.
Age: 19
Birthday: well. Haha. The last date in every year.
Relationship: in a fucking weird relationship with someone. kind of. haha.
Biggest fear: Ikan?
Dream Job: a good mother. rising all of my children with a partner I truly love and care about.
Dream Car: Lamborghini. Yeah. Hahaha.
Dream House: a big enough to have all my loved ones.
Like someone: of course.
Love someone: yes. fact is, im in love right now. HAHAHAHAHA.
Have a boyfriend/girlfriend: got a boyfriend once. Not doing so well on that.
Want a boyfriend/girlfriend: i dunno? I want someone who love me as much as i love them.
Have a tattoo: nope
Have a piercing: yes. on my ears... tapi sekarang udah ketutup kayaknya.
Party: dont like it.
Artist: terlalu banyak.
Movie: terlalu banyak, sungguh.
Song: Adam Lambert's. The Cab's. KAT-TUN's. Tanaka Koki's. INKT's.
TV series: Supernatural. Glee. Sherlock BBC. Teen Wolf. Shameless. The Fosters (seriously never ending list... haha)
Animal: cats
Book: Novel. Komik.
Colour: Green. Yellow. Orange.
Twitter or facebook: FB
Twitter or Instagram : ig.
Facebook or Instagram: FB
Coke or Pepsi: Jus Alpulkat /lol.
Tea or Coke : Tea
Tacos or Pizza: pizza~
Winter or summer: Both!
WOULD YOU EVER?
Get married: maybe...
Have Kids: YES :)
Swim with sharks: NO. I cant even stand a tiny little fish so how could i swim with shark, really? T.T
Share a banana: yes
Eat rotten food: no? i dunno.
Marry a foreigner: well..... no. hahaha.
Smoke pot: No.

Kamis, 25 September 2014

I dunno

The moment you have the urge to make someone smile... after he/she told you he/she was sad... is the moment you realize that you care about him/her. 

And damn it!!! I care about him too deep!!!

Aaaaaaarggggg. I dont like being this vurnerable toward guy.... so i stop to care about 'how to love one'

But shit happens.. anyway -_-

.....

Aduh aku murka pol. Karep karepmu wis.

Jumat, 14 Maret 2014

Friday Night

Saya terlalu sentimental banget anaknya. Friday night itu malem dimana saya ngalong, begadang semalaman ngelakuin apa yang saya mau. Malam dimana saya bebas dan refreshing setelah seminggu setres. Malem dimana saya garap fanfic, translate yaoi manga, sampe nonton anime serial tv macam teen wolf dan glee sambil nonton indonesian idol sambil mantengin fanservice vj daniel dan virzha.

Oke yang itu coret.

Yang mau saya bicarain itu Glee. YaALLAH kok malah melenceng ke daniel sama virzha -_-

Intinya adalah :
Ini mata saya lagi bengkak. Gatel. Kebanyakan nangis. Kangen banget sama Finn.Kangen nggak kira kira.

Saya nggak nyangka episode Glee kemarin selasa (yg baru saya donlod hari ini karena duh, kapan sih mahasiswa farmasi bisa santai kalau gak weekend) itu bakal sebegini... apa ya, sebegini bikin gak kuat nya.

Rasanya, memori saya lihat episode Quarter Back, episode dedikasi untuk Cory Monteith tuh udah lama banget. Saya udah lupa gimana kejer nya saya pas nobar episode itu. Sadar kalau... udah nggak ada lagi sosok Cory di Glee. No More Cory. No More Finn Hudson.

Tapi memori tentang episode itu, episode 3, rasanya udah samar samar. Udah lama banget padahal kenyataannya baru 3 bulan yg lalu.

Dan selama 3 bulan ini... pas glee hiatus, rasanya kayak... kayak lupa kalo Cory tuh udah nggak ada. Saya juga penikmat fanfiction kan, tiada hari tanpa baca fanfiction setiap mau tidur (kalo ga gitu saya gak bisa tidur)... dan disetiap fanfiction glee yg saya baca, selalu ada Finn disitu. Finn masih hidup. Sehat. Masih ketawa bareng yang lain.

Bahkan siang ini saya masih baca fanfiction mpreg!puckurt dimana Finn sangat overprotective ke Kurt sebagai kakak.

Dihati saya, Finn masih hidup.

Jadi ketika malam ini saya nonton Glee season 5 episode 11, urg...

Segala flashback soal Finn bikin saya inget semuanya. Kalo emang gak bakal ada lagi finn di glee. Cory udah nggak ada. Nggak bakal ada lagi yang bisa meranin Finn kecuali Cory.

Rasanya itu... kayak disadarin dari mimpi.

Sentimental banget saya. Tapi mau gimana lagi?

Nyut nyutan banget ini mata. Sumpah rasanya tuh kangen banget sama Finn. Ngaliiiir aja air mata sampe Bunda kaget dan malah ngetawain saya.

No shit. Saya emang terlalu exaggerating kalo soal beginian.

Yaudah sih. Cuma mau cerita itu. Setelah sesi sedih sedih (yang menghabiskan hampir se rol tisu, padahal itu tisu dipake buat praktikum minggu depan) sekarang saatnya sesi fangirling.

Ini friday night, babes. Itu artinya bromance between Daniel and Virzha is blossommed!!! And you read it right. I ship Daniel-Virzha bromance so so hard. Hahaha.

PS. No kidding. Sumpah ini mata panas dan nyut nyutan banget habis nanges. Why gue nonton glee dulu oh why. Kompres air dingin nih.

Minggu, 15 Desember 2013

Back Then

You never know how relief i am to see your name on my chat .saying "fre apa kabar?"

Because i thought i screwed it all. I screwed our friendship and there's no way to fix it. Not after i broke my promise back then.

Tapi enggak. Kamu ngechatt.

Dear girl...
how i miss the time when we laugh together over something silly in front of the whiteboard back then.
How i miss the way we spend the after-time school by hanging out in the library.
How i miss the way you tell me the name of your future son and daughter.
How i miss the time we're talking about cnblue, or your crush, or my tanaka koki, like there's no tomorrow.
How i miss the time you come over my home and spend the night here.
How i miss the time when we remind each other to shalat tahajud, puasa senin-kamis, and dhuha when our final examination come.
How i miss the time we spend our break-time to sleep in the mosque after dhuha and then talk about Yuro... or your crush.
How i miss the way you trust me.

Now that we're growing apart...
well, it's hurt. Because I value our friendship more than I thought, girl. I miss everything we did back then.

And you ask how's Bunda? Bunda baik-baik saja :') sangat baik.

Hope u're doing great... may ALLAH always love you <3

And im glad that everything is okay now. I really am.

Jumat, 25 Oktober 2013

Just... why?

Saya susah kalo jatuh cinta sama cowok. Well, kalo sekedar crush macam... 'wah itu ganteng'... 'wah dia baik'... 'eh, kok kata-katanya keren' sering sih ya. Tapi kalo yang fall in love, have a deep feeling, sekali doang. Dan berakhir kacau :v

Tapi bukan itu yang pengen dibahas sih. Saya lebih pengen membahas, kalo dibanding dengan jatuh cinta sama cowok, saya lebih gampang jatuh cinta sama PASANGAN. Iya, PASANGAN.


Cewek yang tumbuh dengan membaca countless of teenlit novel, shojo manga, yaoi manga, romance fanfiction, kayak saya emang dianugrahi imajinasi yang berlebihan.

Tiap ada dua orang yang cocok dikit, saya bakalan dukung setengah mampus. Siapapun itu.

Saya punya banyak pasangan favorit. Or OTP kalau bahasa fangirl-nya. Fine, emang kebanyakan OTP saya selalu karakter fiksi (dan kebanyakan juga cowok sama cowok since saya fujoshi).  Tapi believe me, dalam kehidupan nyatapun, saya punya OTP yang saya dukung mati-matian.

Let's take an example.

Dulu SMP, saya pernah sangat-sangat-sangat mendukung temen sekelas saya yang pacaran. Yang satu cewek. Yang satu cowok (IYALAH XD) Namanya Dinda dan Andi. Pertama mereka pacaran, saya bahagia setengah mati. Entah kenapa. just... expect my craziness, im that kind of girl.

Kemudian untuk my Own sister. Oh I ship her with her 6-years-long first love dari SMP sampe sekarang. Dan dia nggak jadi-jadi sama first love nya itu :/ haha. Dan sekarang dia sudah masuk kuliah dan dia sedang terlibat hubungan yang sangat rumit dengan dua orang cowok yang bikin saya suka ngakak plus tahan nafas tiap diceritain xDD

Dan banyak pasangan-pasangan lainnya dikehidupan nyata saya yang saya dukung. Dari mulai straight couple sampai gay couple (baik yang saya jodoh-jodohin doang, sampe yang gay beneran)

Tapi semua pasangan yang saya dukung dikehidupan nyata, lama kelamaan ngebuat saya sadar.

Kalau love story di kehidupan nyata, nggak sama dengan di Novel, Shojo manga, Fanfiction, atau bahkan Yaoi manga.

Kalau di cerita fiksi, pasangan yang kita dukung pasti ada ending yang bikin kita nggak bertanya-tanya lagi. At least fiksi selalu mempunyai konklusi.

Tapi kehidupan manusia pada kenyataannya? Pasangan-pasangan yang saya dukung pada khususnya?

Nggak. Kehidupan nyata itu.... rumit.

Sebenernya, inti dari semua inti saya cuap-cuap gak jelas diatas adalah... saya kepikiran sama satu pasangan udah saya stalking sejak setahunan...? dua tahunan? entahlah... lama banget pokoknya.

Mereka udah enam tahun pacaran. Enam tahun for God's Sake. Mereka kenal udah mulai SMP. Mereka ketemu, mereka jatuh cinta. Mereka jalin komitmen.

Saya suka cara mereka pacaran. Mereka tau mereka spesial untuk satu sama lain, itu yang bikin mereka bisa pacaran selama itu.

Walopun karakter mereka berdua bener-bener beda. Walopun sedikit banget yang tau mereka pacaran. Walopun putus nyambung putus nyambung gak keitung, pada akhirnya mereka pasti bisa menemukan satu sama lain lagi.

Balikan lagi.

Dan mereka bakal jadi lebih kuat lagi dari sebelumnya.

Gak sebut nama.

Tapi mereka selalu jadi inspirasi buat saya. Walopun kehidupan mereka bebas banget, kind of... not my style. I know -_- haha.

Tapi kemudian saya dapet kabar kalau mereka putus lagi. for the umpteenth time. God Knows. Udah agak lama juga sih kabarnya, sekitar... bulan Juni waktu aku baru selesai UNAS SMA.

Waktu itu saya biasa aja. Batin saya, alah entar juga balik. Kayak nggak tau mereka aja.

Dan kemudian saya berhenti stalking mereka due to keadaan in hell bernama "Masuk Kuliah". Saya melupakan mereka selama hampir lima bulan.

Dan malam ini tiba-tiba saya keinget mereka. Kemudian saya stalk mereka lagi.

Ekspektasi saya : mereka sudah balikan, lovey-dovey to each other as usual.

Tapi enggak. Semua kata-kata mereka, cara mereka ngomong, I've got the feeling that they never get back together.

Sebut aja R sama P.

Status-statusnya R yang udah deket sama orang lain, padahal biasanya gak kayak gitu. Tumblr nya isinya... orang lain. Kata-kata yang biasanya buat P, sekarang buat orang lain.

Mereka berdua sama-sama jomblo. Tapi R udah nggak nomer satuin P lagi.

It kinda broke my heart.

And I mean it. Really.

Dunno. I just... why dont they make up and back together like they usually did before?

Ingat pertama kali kalian jatuh cinta. Ingat untuk apa kalian pacaran. Ingat komitmen apa aja yang sudah kalian sepakati. Ingat semua yang sudah kalian lewati. Ingat itu semua nggak mudah.

Im sure, They're born to be in each other arms. I know that. And they USED TO know that as well. But... why. Just why they dont believe it anymore?

Rabu, 09 Oktober 2013

This isnt Happening

8 Juni 2012 aku liat drama My Boss My Hero episode 5, dan aku kenal sama cowok namanya Tanaka Koki. Dia gundul, gak ganteng, pendek, jelek. Tapi ada satu momen, ketika adegan dia lari-lari sambil manggil nama kakak cowoknya.

Itu momen waktu aku suka satu artis yang namanya Tanaka Koki. Momen waktu aku pengen tau lebih banyak dari dia. Momen waktu aku mulai cari tau semuanya tentang dia.

Lalu aku kenal KAT-TUN. Grup tempat Tanaka Koki ada. Terus aku suka KAT-TUN. Nggak ada satu haripun tanpa mereka.

Terus aku jadi HYPHEN. Fans KAT-TUN. Aku dukung mereka, aku rela beli album original mereka. Dari hati. Aku ketemu sama keluarga keduaku, anak-anak Hyphens Indonesia. Setahun setengah ini seru-seru berdua, jadiin aku bagian dari keluarga besar mereka... aku seneng sumpah.

KAT-TUN dan Hyphens itu keluarga keduaku.

Dan Koki... He's my savior. Because he never fail to make me smile whenever I fell down. Aku nggak melebih-lebihkan. Dia memang beneran saviorku.

Satu bulan lagi ulang tahun Koki. Tahun lalu aku bikin kue buat dia, bikin sendiri, dan hasilnya aku bagiin ke temen-temen sekelas. Waktu aku SMA. Walaupun semua temen-temen SMA ku bilang kalo Koki jelek, aku masih bangga koar-koar kalo I just Love him so much!

Sekarang aku sudah kuliah. Dan Koki masih saviorku. Dia orang yang bisa nyelametin aku. Beberapa hari ini aku sudah ngerencanain belajar bikin yakiniku buat ultahnya bulan depan. Karna dia paling suka yakiniku. Aku udah nabung buat beli bahan-bahan yakiniku. Aku udah hitung mundur tiap hari.

Walaupun selama beberapa bulan ini dia gak ada kabar, aku masih at least nyebut namanya setiap hari. Hari ini aku masih ngomongin Koki ke temen kuliahku. Muridku tadi bahkan masih aku pamerin foto Koki, pamer kalo Koki itu cowok yang tak senengin. Aku masih ngobrolin ulang tahun dia sama adekku. Bundaku masih nggojlokin aku sama Koki.

Sampe detik ini, Alternatif name ku di facebook, masih berbunyi "Tanaka Koki's". Bio twitterku masih "Tanaka Koki's". Fotonya bahkan masih aku pajang disebelah kanan halaman blog ini. Fotonya dengan titel "My Number One Guy".

Semuanya masih tentang Koki. Bukan tentang sapa-sapa.

Masih baru tadi aku ngomongin dia.

Dan sekarang dia pergi.

Rasanya kayak... kayak... gak tau. It's so fucking hurts. I rewatch No More Pain Concert and repeat his last word over and over.

"Will you always be Hyphen? Then, we will always be KAT-TUN"

Rasanya absurd.

Aku inget Acil bilang "Fre, kalo suatu saat kita udah besar dan kamu udah biasa aja sama Koki, gimana? Aku gak bisa bayangin kamu gak teriak teriak waktu lihat foto Koki."

Waktu itu aku gak bisa bayangin bakal kayak apa. Aku gak mau Koki ilang dari hidupku. Suer aku tau itu lebay, but you have no idea how much i love him. He always save me!

Aku gak tau lagi habis gini kayak gimana.

Aku tanpa Koki... kayak bukan aku.

------

Apdet. Yang diatas itu aku nulis jam 10.
Sekarang sudah jam dua belas lebih. Dan maaaan, akhirnya aku berenti nangis.
Akhirnya sudah tenang, sudah bisa merelakan.
Tadi sempet marah sama semua. Marah sama KAT-TUN, marah sama JE, marah sama Koki.
Sekarang saat sudah bisa berpikir jernih, aku nyampe pada satu kesimpulan.

Aku tetep bakal dukung KAT-TUN, walaupun gak akan sama kayak dulu. Aku tetep HYPHENS. Tapi aku nggak bisa pilih ichiban lain.

Dan Koki, God... how come I stop loving him? It's just impossible. I still love him and nothing's gonna change it. Even if JE fired him... oh screw that! Screw JE! Koki is still Koki. I dont give a damn about his private life. It's his privacy... he has right to do whatever make him happy...

Semoga Koki selalu bahagia :)

Semoga setelah ini, dia bisa nemuin apa yang nggak bisa dia temuin di JE.

....dan pasca keluar JE ini, kali aja Koki jadi bikin twitter. who knows. Kalau pun nanti kejadian beneran, I will spam "I support you" and "I love You" tiap hari ke account nya dia. Hahaha.

Minggu, 09 Juni 2013

Right Now

Yohalloooo~ saatnya menumpahkan memori di pensieve ini. Dear pensieve~

Kegiatan Liburan

UN SMA sudah berakhir sekitar sebulanan yang lalu, nilai Ujian Nasional juga sudah saya kantongin (alhamdulillah, rata2 8.5-an, masih banyak yang lebih bagus emang. Tapi sueeeerrrrr, itu aja udah bangga setengah mampus :') Kemudian, sebulanan ini hidup saya jadi gak produktif sama sekali. As expected lah ya.

Tiap hari bangun, melakukan apa yang harusnya dilakukan, terus langsung ke kamar lagi. Ujung-ujungnya selalu sama, kencan sama leptop sehariaaaaaaaaaan. Entah itu maraton liat anime, baca manga, mentelengin fotonya Lord Koki, sampe liat JGV (iyoh men, sekarang saya berani liat JGV. Tambah bejat aja hidup ini).

Betapa gak bergunanya saya kalo uda liburan gini. Sampe akhirnya Dessen (Desti-sensei) sms saya, nyuruh saya ikut gabung tim Yosakoi SMA karena kekurangan anak. Sejak itu, jadi lumayan produktif. Latihan seminggu tiga kali. Doakan yuaaaaa, lomba kurang 25 hari lagi, LOL.

Masa Depan

Guehhh... iya guehhhh yang berhasil keluar dalam keadaan selamat dan sehat wal-afiat dari SMA Negeri 2 Surabaya ini, yang sumpah kalo kalian mau masuk sana harus siap mental karna soal ulangan MIPA nya sangat membunuh, alhamdulillah lolos SNMPTN :'D Makasih yaALLAH. Bener-bener ngerasa disayang ALLAH.

Farmasi UNAIR 2013. Seperti yang saya cita-citakan, yang saya pingini, yang doa-doa untuk masuk sana, sempet saya tulis di Pensieve ini. Terharu banget loh, beberapa waktu lalu, saya sempet ke Kampus B nya UNAIR kan, menghadiri Bunkasai (festival jejepangan) sekaligus jaga Stand dari Idol Zone KAT-TUN Indonesia, saya waktu itu sempet ngelirik Fakultas Farmasi, terus bilang ke sepupu saya. "Ini calon Kampusnya Mbak. Ntar Mbak Kuliah disini." Eh, keturutan!!! >w<

Ga hanya itu, adek cowok saya yang beda setahun sama saya, yang pernah saya ceritain disini secara gemilang berhasil lulus SMA barengan saya. Damn it. He's AWESOME!!!! Dan kalo dibaca lagi itu entry tentang adek saya, saya berasa pengidap brother complex aja -_- haha. Lagian umur kami ga beda jauh, cuman setahun. Parahnya, saya kalo keluar sama dia... kita selalu dikira pacaran.

Pernah ya, nonton bioskop berdua doang sama dia. Waktu itu nonton Harry Potter and Half Blood Prince kalo gasalah. Kita sengaja pilih kursi pojok, eh... ternyata sebelahan sama orang pacaran. Terus ceweknya nyenyumin kita bedua.

Terus pernah, pergi ke rumah Mbah Uti, aku digonceng dia. Tapi disuruh Ayah potokopi dulu. Jadi aku berenti di warung yang ada potokopian. Aku sekalian beli Big Cola, eh, penjaga warungnya bilang "Lho, pacarnya gak sekalian beli Mbak?". Ngakak.

Wisuda and Prom Nite

Dan akhirnya saya dilepas oleh sekolah saya :')) tanggal 31 Mei kemarin acara Wisuda dan Prom Nite nya. Seru sih, masa SMA gimana-gimana juga bagian dari masa muda. Tapi temanya sangar ih. Red Carpet Syndrome or apaaaa gitu. Lupa. Pokoknya kudu Glamour.

Me and My Besties. At Graha ITS, Prom Nite SMA Negeri 2 Surabaya angkatan 2012/2013

Dari kiri ke kanan : Saya, Nyanya, Astri, Adina, Chaca, Tatitong, Nisak, Dessy :D
photo credit to : adina risdayanti :D

Minggu, 02 Juni 2013

Charice, and Her Come-Out

Tahun 2009, empat tahun yang lalu, waktu saya masih es-em-pe, waktu saya masih akrab-akrab nya sama Ayah (sekarang udah enggak soalnya), disuatu siang yang biasa-biasa aja, saya nonton Oprah Show bareng beliau. Saya inget waktu itu saya lagi makan siang, Ayah saya juga lagi makan siang. Dan saya inget, itu pertama kalinya saya nangis liat Oprah. 

Bukan.... bukan terharu atau apalah. Tapi karena merinding.

Hari itu, guest star Oprah adalah Charice... yang aslinya aku udah tau sejak 2008 tapi ga pernah dengerin dia nyanyi. Itu adalah waktu pertama kali dia perform "Note to God"... lagu pertamanya. Itu adalah saat saya jaw-dropped selama lima menit lebih sepanjang dia nyanyi tanpa bisa kedip. Itu... adalah pertama kali air mata saya keluar, saking merindingnya dengerin suara manusia.

Itu, adalah hari saat saya suka... setengah mati sama Charice.

This... Charice.

Saat dia main di Glee, saya belain nonton Glee, walopun gak full mulai season satu (dan sekarang jadi keterusan gara-gara Kurt. LOL). Intinya, walopun masih banyak yang ngefans dia lebih dari saya... dan saya juga ga memprioritaskan Charice sebage idola saya, saya masih ngikutin lagu dia, ato berita dia.

Dia penyanyi perempuan favorit saya.... pure karena suaranya. (beda kayak Ghaidanya JKT yang saya suka dia karna dia otaku dan kepribadiannya). Jadi ketika hari ini saya dapet berita kalo dia come-out ke public as Lesbian, saya syok.

Dont get me wrong... saya bukannya mendeskriminasi. Nggak sama sekali. Bukan juga saya mendukung, bukan juga menyalahkan. I simply don't wanna judge people by his/her sexual orientation. Begitu juga Charice. Karena terlepas dia Lesbian atau enggak, dia tetep Charice yang suaranya bisa buat saya nangis, and I respect her for her coming-out.

It's just shocked the hell out of me. Kan saya taunya juga tiba-tiba T.T gasalah dong saya syok berlebihan, apalagi ternyata Charice itu Butchy, bukan Femme. (you ask what is Butchy and Femme? Butchy is a male role in lesbian relationship. And Femme is the Female Role. And you ask why did I know that? well, my cyber friend is bi too, I knew it from her--but not in directly way. Once, she update her status about her femme... blablabla. Jadi ya mau gak mau jadi tau. walopun awalnya syok banget.)

Apalagi sekarang penampilan Charice kayak begini :


PS. The picture in this post is not mine. Credit to the owner.

Minggu, 26 Mei 2013

When you realize you can be in the same dimension as him.

My dream last night was something. Have you ever dream but you realize that it's a dream? Some people called it Lucid dream, a dream where you can control it. But in my case, I didnt want to control it at all. I just simply realize that it's dream, dan itu nyesek. Banget. Mending gausah sadar sekalian deh itu mimpi *ninju guling frustasi* Ingatan saya emang sudah agak kabur seh, tapi saya ingat bagian terbaiknya.

Suasana waktu itu sepi, saya ngobrol sama nenek saya diteras waktu suara pesawat kedengeran. Suaranya keras banget, kayak semakin lama semakin deket.. deket... dan deket. Saya udah punya firasat gak enak, ngerasa mikir "Sialan. Pasti ini jadinya mimpi buruk." Tapi ternyata salah.

Tiba-tiba ada suara monolog bilang "Mendaratkan Pesawat nggak hanya bisa dilakukan di Bandara, asal kamu tarik koordinatnya, kamu bisa mendarat dimanapun." Sumpah saya gak ngerti sapa yang bilang dan apa maksudnya, namanya juga mimpi. Tapi yang jelas setelah itu, ada pesawat yang mendekat di kampungku. Suasana langsung heboh, semua pada jejeritan ngira pesawatnya jatuh. Tapi ternyata beneran bisa mendarat lho, di tanah kosong sepetak sebelah rumahku.

Aku melongo. Nenek juga. Dan yang keluar dari pesawat itu.... adalah Eiji-sama.

You ask who is Eiji-sama? Here. He's my two-dimension crush. And I dont think I can love any other two dimension chara as much as I love him.

Dia berdiri bener-bener didepanku tau gak. Dia pakek piyama kebanggaannya sama sendal jepit, bener2 Eiji-sama yang aku tau dan aku inget terakhir kali aku liat dia di Bakuman season 3. Tapi bagian terburuknya adalah, somehow aku sadar itu mimpi. Dan karna gak mau menyia-nyiakan waktu--karna aku tau aku bisa bangun kapanpun--aku ngajak dia ngobrol. Seru banget, ya walopun dia yang banyak cerita. Kita juga sempet guyonan. Bener2 Eiji-sama yang takkenal.

Dan muncullah another nonsense-scene ketika tiba-tiba keluargaku heboh keluar rumah dan bilang kalo di Indonesia ada dua gunung yang akan meledak. Yaitu Merapi dan Kilimajaro. Oh saya bahkan gatau Kilimanjaro itu di Indonesia (belakangan setelah bangun dan search di guel, Kilimanjaro itu di Tanzania sodara-sodara. Tapi apapun bisa terjadi di mimpi kan?)

Saya gak tau kenapa, tapi kayaknya di mimpiku itu ada peraturan tidak tertulis, bahwa kalo ada gunung yang akan meledak, semua orang diharuskan untuk lihat ke lokasinya. Dan itu, setelah tak ipikir-pikir lagi sekarang, kedengeran absurd banget. Conversation waktu semacam gini....

Bunda : "Mbak, Merapi sama Kilimanjaro mau meledak. Ayo kita suda ndak punya waktu. Bunda, Ayah sama adek-adek ke Kilimanjaro. Kamu ke Merapi. Oke?"
Aku : "Lho nda... jangan sekarang ta. Belom siap-siap." (aslinya males banget momen2ku sama Eiji-sama terganggu)
Bunda : "Sekarang Mbak! Nggak pakek tapi. Habis gini sudah mau meledak. Ayo ndak berangkat!"
Aku : (ngeliat Eiji-sama) "Tapi lho nda..."
Bunda : "Mbak!" (dan Bunda mulai marah-marah. Karna gak tahan, aku akhirnya teriak.)
Aku : "Iya... Iya. Aku ke Merapi sama Eiji!! Udah sana ndang berangkat!"

Dan itu adalah scene favoritku di mimpi. Aku manggil dia Eiji, kayak udah kenal akrab berapa taun gitu. Dan Eiji-sama senyum ke Bunda... seolah-olah bilang "Tenang tante, anak tante akan saya jaga." OH MY GOOSNESS!!! WHAT'S THAT!!!! *Fangirl Scream*

Intinya setelah keluargaku berangkat, cuma tinggal aku dan Eiji-sama. Aku dan dia buru-buru packing, dia ke kamarku, kita packing dan entah kenapa semua baju dia ada di kamarku. Entahlah. Setelah itu ada banyak temen-temen SMP ku, dan kita berangkat bareng ke stasiun. Dan tiba2 udah nyampe ke stasiun aja, temen SMP ku tiba-tiba ilang, dan sambil nunggu kereta kita wisata kuliner.

Momen2 waktu itu sweet banget. Kita jajan buanyak terus makan bareng2 sama ketawa-ketawa. Indaaaah. Sumpah indah banget.... tapi nyeseknya ga ketulungan soalnya selama itu, aku sadar itu mimpi. Maaaak!!! Complicated nggak seh?

Scene terakhir yang bisa tak ingat dari mimpiku adalah, waktu kita berdua makan dawet (sejenis cendol tapi santennya banyak). Aku lupa kita bicarain apa waktu itu... kabur banget udah. Nggak inget detailnya. Tapi aku sueneng banget.

Dan tiba-tiba pemandangan berganti jadi kamar yang bercat ijo. Dan ternyata itu adalah kamarku. Dan ternyata Bunda bangunin aku buat tanya tentang kerudung kemarin yang aku pinjem ditaruh mana.

Bagai dipukul sesuatu. Love story between me and my 2D crush berakhir karena... kerudung pinjaman. Ironis, isnt it?

Sabtu, 04 Mei 2013

Kassim, in Memoriam. Rest In Peace. No! No! T.T

Sedang sangat terpukul karena kepergian Kassim. Saya ga percaya saya bisa nangis sengejer itu, dengan mata sebengkak itu, dengan kehilangan yang senyesek itu waktu Kassim pergi. Saya bahkan ga tau saya jatuh cinta sedalem itu sama Kassim.

Well, yang bilang 'sayang itu bisa disadari justru saat kehilangan dia' itu bener banget T.T haha, huancur setengah mati. Sori, rambling mulu dari tadi. Saya masih berduka. Sangat. Ga tau harus ngapain, saya sampe ngompres mata saya soalnya berjam-jam setelah itu masih bengkak dan perih, dan hidung saya buntu, dan rambut saya acak-acakan.

Adik saya sampe tanya, "Mbak, ada apa? Di'anu' siapa?" duh, sungguh ambigu. Tapi begitulah keadaan acak-acakan saya.

Sekian.
Dan ini adalah saat-saat terakhir Kassim :

Nangis gero-gero sumpah. Iya tau deh, emang terkesan lebay gitu kan yah? Tapi percayalah, saya sendiri kaget kenapa saya nangis se-gero-gero itu. Yang gak tau gero-gero, itu tuh kayak semacem ngejer, atau nangis sambil ngeluarin suara keras yang gak seksi sama sekali itu lah.

Itu kejadiannya kemarin.

Hari ini saya masih berduka, tapi malah diajak Lita ke pesta ulang tahunnya di Nur Pacific. Disitu karaokean, dan bisa ditebak, saya berkumpul dengan kohai-kohai paling sehati sejiwa kalo masalah Anime macam Nabilah, Joice, Dian, Tika, dan kohai lainnya. Pembicaraan tentang Ikemen pun tak terelakkan lagi. Kita membahas tuntas tentang betapa sekseh nya Tsundere Megane macem Midorima, atau gimana para Chara Karneval bikin ngiler (sempet rebutan Gareki juga). Lha kok, tiba-tiba mereka bicarain Sinbad... yang berujung pada bicarain kepergiannya Kassim. Oh damn, niat bersenang-senang, malah depresi lagi T.T haha.

Another sad news. Momo-chan, salah satu anak dari Lord Koki (pigmy slow loris), meninggal beberapa waktu lalu. Lord apdet di OLE nya dan bilang kalau Momo-chan meninggal dan dia sedih banget. Arg, sumpah pengen tak peluk T.T pasti beliau sedih banget ya.

Momo-chan :



Senin, 31 Desember 2012

Oh, Im Seventeen now :)

credit pic : from KAT-TUN Indonesia

Ohayouuu~ Akemashite Omedetou!! Happy New Year :) Semoga tahun 2013 kita makin diberkahi kebahagiaan. Aamiin.

Kebetulan saya ini termasuk cewek yang beruntung karna ulang tahunnya ada di penghujung tahun alias 31 Desember kemarin. Saya, Raditea Fara Freyhatsari, udah 17 mameeeen! Udah gedeee!!Dan momen ulang tahun ke-17 kemaren bener-bener momen yang unforgettable dalam hidup.

Terimakasih untuk temen-temen yang sudah ngucapin selamat ulang tahun ke saya beserta doa-doa mereka yang bagus dan selalu berhasil bikin saya senyum. Duh, bersyukur saya soalnya suda diberkahi ALLAH dengan teman banyak. Mulai dari teman dari dunia maya yang belum pernah ketemu, teman dari dunia maya dan berujung dengan ketemuan dan jadi teman dunia nyata *halah*, juga teman yang udah dari sononya emang dari dunia nyata. LOL. Gilak, ini semua gara-gara kebanyakan hobi nih xD setiap nambah hobi mesti nambah temen. Tapi itu menyenangkan kok. Aku bersyukur :3

Mulai dari Teman Fujodanshi dan Otaku saya, 'Miaw', Ryuu (Adhella), Sachi, Chelly, Kuropyon (Dija yg udah jadi temen real life), Hanhan, Chiha (alias April), Nue (Caterine), Kak Kyera, dan banyak lagi.

Terus temen yang suka nulis dan baca, yang udah kira-kira selama 3 tahunan kita kenal dan sebagian bener-bener udah kayak saya anggep sodara. Nur Amelia (Lia), Aswin Nugroho (Kak Aswin), Dina Meiladya (Mei), Maulin Fauziah (Mao), Fajry Nur Islami (Riry), juga Mas Wahyu.

Semua teman fangirlingan saya, My beloved fandom 'HYPHENS' alias orang-orang yang bersatu karna dipertemukan oleh 5 orang cowok dari Jepang yaitu KAT-TUN. Mulai dari persatuan bini-bini Tanaka Koki (The United Wives of Tanaka Koki), yaitu Kouchan alias Kak Gigis (Riau), Gita Mahardika (Malang), Mimmi Atonson (Collorado), Spaska Nikolova (Rusia) dsb. Kore kara mo, Yoroshiku Onegaishimasu. Semoga kita tetep jadi bini-bini Koki yang akur dan sehati. LOL
Juga Hyphens lain dari berbagai ichiban dan berbagai daerah yang udah berbaik hati mau ngasih ucapan selamat ulang tahun dan doa yang bagus-bagus buat saya. Dari Sby, Mbak Laras, Dien, Myla, Ce Stefanny, Jakarta, Eru sama Prita. Dari Jogja Kak Nae, dari Kaltim Rika-nee, dan Iraey juga... gak lupa Lookpud from Thailand Gak lupa temen fangirling-an beda fandom. Rani (Jumper sekaligus Johnys Mania), Suchi (Jumper), dan Kyra 'Al' Nausicaa (KinKi Kids Lover, saya gak ngerti nama fans nya) haha. You guys Rock!

Spesial buat Rani, Iraey, Kouchan, Gita, Dien, Eruchan, Rika-nee, dan Hika-san (Hikaru no Moori)... terimakasih sudah doakan saya supaya langgeng buat stay in love sama Lord Tanaka Koki. Doa yang itu bagus banget. Seriusan. Hahaha.

Dan dibawah ini ada gambar-gambar yang manis yang dikasih sama temen-temen yang manis pula.

Dari Kak Kyera

Kak Kyera ini temen Otaku Girl sekaligus Fujoshi Girl saya. Kenal sekitar satu setengah tahun lalu. Dia bener-bener Kakak yang baek :D kita satu selera dalam masalah cowok dua dimensi ato couple-couple Yaoi. LOLOL. By the way, gambarnya cute banget.

Dari Kak Nae
Kak Nae, temen Hyphens yang ichibannya Nakamaru Yuuichi. Dan gambar yang dia kirim buat saya such a sweet picture >_< Lord Koki yang lagi nyium anjingnyaaaaa. How cute!!!! :')

From Rika-nee
 Rika-nee, itu temen Hyphens juga. Ichibannya Kamenashi Kazuya. Jujur, dikirim gambar ini rasanya surprise banget Design-nya cute... dan selain Lord Koki di sebelah kiri, ada gambar Shige (Shigeaki Kato from NEWS) juga nyempil disebelah kanan. Padahal baru kemaren saya curhat2an sama dia kalo lagi kesengsem sama si Shige.

From Fajry Nur Islami (Riry)
Riry ini temen dari dunia maya yang udah hampir 3 tahunan aku kenal :') kita sering curhat-curhatan bareng, dipertemukan gara-gara suka dunia tulis menulis. The best! Sweet banget~

Untuk temen Real Life... niat ngepost di postingan berbeda karna bakalan panjang banget kalo disini!

Ciao!!! >_< 

Senin, 27 Agustus 2012

Oh apa... terserah...

Judul posting entry ini kacau karena yang nulis juga lagi kacau. Gimana ya... beberapa bulan terakhir dalam hidup saya ini emang penuh dengan tekanan ._.

Wuoooh!!! Demi apa, saya ini sudah kelas 3 SMA maaan. Diulang berapa kalipun nggak ada yang bisa merubah kenyataan kalo sebentar lagi diri ini sudah lulus dari SMA dan sudah harus kuliah.

Ooo.. saya depresi. Saya gak mau. Saya masih mau mudaaa. Saya menolak kenyataan.

Arggg! Mikirin kalo sudah kelas 3 aja depresi. Kalo dipikir, kenapa saya depresi? Itu karna saya nggalauin masa depan. Saya ngerasa useless sebagai manusia. Dan saya ini tipe yang gampang setres kalo ada yang lebih baek dari saya... gaaah, I know itu bukan sifat yang bisa dibilang baik, tapi juga bukan sifat yang bisa dibilang buruk kan.


Dulu, hidup itu rasanya indah. Baca komik tiap hari, nonton anime tiap hari, fangirling tiap hari, ngimpiin cowok idaman (baca : seluruh Ikemen dan Shota diseluruh dunia), dan hanya belajar sesaat sebelum ulangan. Pe'er dan tugas? Jangan tanya... semua dikerjakan satu jam menjelang masuk sekolah -_- oh, really... I'm that lazy.


Dan sekarang... tiba-tiba saya udah kelas 3. Damn you 'kelas 3'! Gara-gara kamu saya sadar tentang hal yang selama ini nggak saya sadari. Orang-orang disekitar saya udah melesat jauh ninggalin saya. Mereka udah mikirin tentang masa depan mereka, mau jadi apa mereka, sibuk les kemana-mana.


Sedangkan saya disini?


Boro-boro. Saya cuma melongo didepan leptop saya yang baru saya tutup. Saya udah ketinggalan jauh karna saya selama dua tahun ini terlalu fokus sama apa yang namanya KESENANGAN BATIN. Menyesal? Pasti. Tapi ya gimana lagi...


Sekarang saya keteteran belajar. Keteteran banget dan desperate karena gak bisa 'menyejajari' teman-teman saya. Yeaaa... you served it Frey. Setres tingkat dewa. Kadang jadi down banget. Buka buku, tapi kemudian inget betapa temen saya udah segitu 'jauh'nya kemudian patah semangat sebelum nyoba. Coward.


Tapi saya pengen menang. Walopun sedikit... saya kudu terus bergerak. Bohong banget kalo pengen maju tapi nggak melakukan apapun dan stuck disitu terus. UOOOH!!! *acak-acak rambut*


Okeh, sekian entry gak jelas ini.

Kamis, 03 Mei 2012

HAH? Ini sudah bulan Mei?

"Ini sudah bulan Mei."
"HAH? SUMPAH SUDA BULAN MEI???" Itu reaksi saya pas sadar kalo ini sudah bulan Mei.
Nggak bermaksud lebay, tapi kok cepet banget gitu lho -,-


Saya ini masih muda*ceilah* masih kelas dua SMA
Tapi kalo waktu jalannya secepat ini, bisa-bisa begitu saya sadar saya udah gendong anak D:
aaaaaa!!! Nggak mau dulu!!!


Saya masih pengen nonton banyak anime.
Saya masih pengen fangirling sama fujoshi-fujoshi sealiran dan belom mau tobat dari YAOI.
Saya masih pengen main-main dan begejekan sama temen-temen.
Saya masih pengen naksir-naksiran cowok ala anak SMA sebelom saya punya suami *eaaa.


Khusus poin yang terakhir itu saya ketawa. 
Iya, sejak saya masuk SMA dua tahun lalu, saya baru sadar kalo saya belum pernah naksir-naksiran cowok ala anak SMA XD wahaha.
selama dua tahun ini, kayaknya saya sok sibuk dengan segala Japanese Stuff deh. Entah itu anime, entah itu Visual Kei, entah itu Yosakoi, entah itu hunting cosplayer keren di setiap Bunkasai di Surabaya, entah itu YAOI, banyak lah. Kesannya saya kayak hidup dalam dunia yang itu-itu meluluk.


Ehhhh, beberapa waktu yang lalu tiba-tiba saya kesengsem sama Adek Kelas saya XD
Huakakakaka. Terus sampe sekarang saya kebayang-bayang terus. Aihh.. what in the world im thingking about... hauuuuu~


Ini...!!! Ini nih kayaknya yang namanya naksir-naksiran ala anak SMA. 
Tapi saya sih orangnya anti galau ya *sok-sok an. Naksir saya sama adek kelas itu tadi cuma kayak semacam ngefans gitu dah.


Syalalala.... syalalala.


*random entry.

Minggu, 29 Januari 2012

Karna saya tau...

Yang saya butuhkan
Adalah orang yang selalu ada disisi saya, disaat semua orang tidak berpihak pada saya.
Karna saya takut sendiri.
Karna kesendirian ngebuat saya menerka-nerka
Dan semua terkaan itu kadangkala bisa sangat menyakitkan.

Dulu sekali... saya pikir orang kayak gitu nggak ada.
Orang yang hanya dengan kehadirannya bisa ngebuat saya tau kalo saya masih nggak papa.
Orang yang sama dia saya bisa cerita apa yang saya gak bisa cerita ke orang lain.

Tapi orang kayak gitu emang bener ada.
Ya dia itu!

Tapi suatu ketika saya denger dia bilang, kalo dia bernaung ditubuh yang salah.
Di tubuh yang dia anggap nyimpan derai-derai kemunafikan.
Dan dia bilang lagi, seharusnya dia nggak berada di tubuh itu.

Tapi saya bersyukur. 
Saya bersyukur atas semua alasan yang ngebuat dia ada dihidup saya.
Karna berkat dia saya nggak sendirian kemaren malam.
Juga malam-malam sebelumnya.

Karna saya tau dia peduli sama saya.
Sebesar saya peduli sama dia.

Jumat, 30 Desember 2011

Kita ini kayak Landak


Ada kisah tentang dua ekor landak yang saling bertemu. Awalnya kedua landak itu bertemu secara kebetulan, tapi seiring berjalannya waktu, mereka sadar mereka saling membutuhkan. Kedua landak itu akhirnya semakin dekat… dekat… dekat.

Kalian tau apa yang terjadi? Pada suatu titik disaat mereka sudah terlalu dekat, duri mereka melukai tubuh masing-masing. Mereka saling nyakitin walopun mereka nggak ingin itu terjadi.
Akhirnya kedua landak itu saling ngejauh, sadar kalo mereka nggak bisa terlalu dekat karna duri ditubuh mereka. Tapi landak juga makhluk hidup yang butuh landak lain disampingnya. Mereka akan kesepian kalo sendiri.

Dan kita ini kayak landak, kalo aku pikir-pikir. Kita pernah saling membutuhkan. Tapi ketika kita nyoba untuk saling dekat, kita justru saling nyakitin tanpa kita sadari =,=

Skema kita sejak taon 2008 begituuuu terus. Deket banget, nyakitin, ngejauh. Maafan, deket lagi, makin deket, deket banget, nyakitin, ngejauh lagi. Kita kayak gak pernah bosen untuk saling memaafkan satu sama laen. Kita kayak gak pernah bosen untuk mengulang skenario yang sama.

Mungkin karna kita sadar, kalo kita ini nggak bisa lama-lama jauhan. Kayak landak yang sadar kalo mereka butuh landak lain. Mereka akan terus nyoba buat dekat, walopun pada akhirnya mereka saling nyakitin lagi.
Kita ini kayak gitu. Udah berapa masalah besar yang terjadi sama kita sejak taon 2008? Kita saling marah, saling bohong, saling maki-maki, saling dieman tanpa sebab, saling sinis, saling sindir, semua jenis marahan pernah kita jalani. Dan masalah yang dateng kekita juga sangat menguras emosi.

Tapi pada akhirnya, kita selalu bisa maafan. Kita selalu nyerah pada keadaan dimana kita saling jauh. Kita selalu nggak bisa tahan untuk kembali deket lagi. Kita selalu bisa. Sebesar apapun masalahnya, sebesar apapun kita saling marah, selama apapun kita nggak tegur sapa.

Sekarang?

“Sori, sebagai temen aku nggak peka. Kalo emang ini terakhir kita kontakan, tolong maafin aku. Kita mulai berteman dengan baik-baik. Kalopun ini harus diakhiri, aku mau berakhir dengan baik :) Setelah itu aku janji aku nggak akan hubungi kamu lagi. Kamu bisa pegang janjiku.”

Aku masi inget sms terakhirmu =,=
Setelah itu aku pikir semuanya pasti bakalan berakhir. Udah. Nggak ada lagi kita. Nggak ada lagi kamu sama aku. Yaudah. Karna aku tau, sekali kamu buat janji, kamu pasti bakal tepati.

Oya, aku mbaca emailmu. Aku nyari-nyari sampe hampir putus asa. Aku hampir nyerah dan ngira kalo orang yang kamu kirimin email bukan aku. Tapi ternyata emang aku toh?
Aku suda mbaca.

Semoga kamu baca entry ini. Bener katamu di email itu... kita emang masih temen. Tapi nggak kayak dulu. Kamu capek, aku ya capek. Kita sama-sama capek. Kita ndak bisa lagi ngulangin skema dimana kita bisa saling maafin lagi. Karna kita pasti bakal ngulang kesalahan yang sama.

Selasa, 20 Desember 2011

Kadang...

Kadang seseorang yang terasa begitu dekat ternyata sangat jauh dari saya.
Dan baru sekarang saya sadar betapa jauhnya dia karena saya terlalu sibuk dengan semua ego dan kenjelimetan pikiran saya.
Gimana bisa saya ngeharapkan dia untuk selalu ada didekat saya kalo saya sendiri tanpa sadar ngejauh?



Kadang ada orang yang saya sama sekali nggak ngerti jalan pikirannya.
Dan sampe sekarang saya tetep ndak ngerti gimana maksud dia pada waktu itu.
Gimana bisa hanya dengan memberi clue dia mengharapkan seseorang untuk mengerti?



Kadang hati bisa sangat sakit waktu saya tau ada seseorang diluar sana yang luka karna saya.
Dan saya malah pura-pura nggak tau. Pura-pura melengos. Pura-pura ndak sadar.
Gimana bisa saya bersikap kayak gitu padahal saya pernah bener-bener care sama dia?


Kadang perasaan itu ndak bisa ditebak arah beloknya.
Dan semuanya yang suda terlajur emang ndak bisa dikembalikan ke keadaan dimana semuanya masih baik-baik aja.


Kadang saya bisa bener-bener kangen sama seseorang yang kepergiannya dulu saya kehendaki.


Kadang waktu pun bisa kerasa sangat lama disaat saya pingin semuanya cepet-cepet selesei.


Intinya, hidup manusia itu penuh kadang-kadang. Tapi SELALU ada saat dimana hidup manusia jadi kayak gini, gak jelas galau-galau an malem-malem. And It's always best to be alone in this situation.

Minggu, 13 November 2011

This song really saved me ♥


Lyric Nakimushi - Miku Sawai [Kimi to Boku ED ~ TV Size]
Boku wa nakimushi de kuyashiku te
dakedo anata ni ima tsutaetainda
tada massuguni boku wo mitsumeru tsuyokute
yasashii sono hitomi ni kotaeru tame ni

Itsushi ga mibushi naateta
ichiban taisetsu na mono wo
soto anata ga oshietekureta
tashika ni sou omoeru kara

Boku wa yowamushi de iyadatta
dakedo motto motto tsuyoku naru kara
anata no koto mo mamoreru youna
boku ni naru kara
dakara sukoshi matte te 


Kalo lagu itu makhluk hidup, saya kepingin berterimakasih sama lagu ini. Emang ya, saya baru kenal lagu ini sebulan yang lalu. Tapi selama sebulan ini, lagu ini bener-bener 'something'.
Yah, sebenernya saya nggak tau artinya secara harfiah karna Japanese saya jongkok abis. Tapi walo gitu, lagu ini punya arti buat saya.


Lha kok bisa?
Bisa. Sebut aja kalo saya pernah ditolong sama lagu ini. 


Disaat ketika saya down abis dan bingung kudu ngapain (ini beneran kejadian lho), disaat saya ngerasa mangkel abis sama diri sendiri, Windows Media Player saya yang kebetulan muter playlist berhenti dilagu ini.


Tau, hati saya itu langsung hangat. Saya nggak tau gimana secara teknis lagu ini mempengaruhi saya, tapi beneran, saya ketolong sama lagu ini. Bayangin ae, saya senyum sangar sambil ngadep leptop disaat saya seharusnya nangis. Wew... itu SESUATU banget.


Apa mungkin karna nada-nadanya yang magis?
Apa karna alunan musiknya yang nentremin hati?
Atau karna emang anime nya yang penuh kehangatan?




Saya ndak tau, masih misteri deng XD tapi satu yang saya tau, lagu ini menyelamatkan saya.

P.S : To Anyone who can speak Japanese, let me know if You have translated this song into english, would you? I probably post your translation on ma blog but Im sure to put a credit onto it :) I extremely need it anyways.

Sabtu, 24 September 2011

Ihi... thanks for giving me them, ya ALLAH :')

Dear pensieve... curhat ya, singkat aja kok sebelom tidur.
Aku kan tadi mau tidur, tapi pas mau tidur aku galau, kebetulan salah satu Uhti ku OL, tanpa pikir panjang, aku langsung curhat ke dia.


PUANJAAAAAANG pokoknya.
Ajaib lhoo... 
caranya emang aneh, gak kayak kisah sahabat2 ndek novel-novel yang kalo sahabatnya lagi sedih bakal bilang, "Tenang aja, kamu masih punya aku kok,"
Ato kayak kisah di film-film, yang kalo sahabatnya ada masalah si sahabat satunya bakal bilang "Kita-kita semua disini buat dukung kamu, kalo kamu emang cinta sama Rangga, kejar Rangga di Bandara." <<--nyontek skenario Ada Apa Dengan Cinta dikit XD~


Caranya nggak kayak menye-menye kayak gitu, caranya lebih... nggak bisa dideksripsikan. Sederhana, malah ngandung kata2 yang sebenernya aku nggak tau apa. Tapi itu ajaib lho... aku isa tenang. Galauku at least berkurang.


Kalo aku disuruh jawab pertanyaan "Apa salah satu hal yang paling kamu syukuri di dunia ini?" 
serius dah, "Ketemu dengan mereka" itu bakal jadi salah satu jawabannya.


Kalian tau film Apa Apa Dengan Cinta? Kalian tau disana ada 5 cewek yang bersahabat erat banget? Cinta, Alya, Karmen, Milli, Maura. Persahabatan mereka banyak cobaan banget, kayak ada Rangga yang ngebuat si Cinta jauh dari mereka lah, Milli yang lola lah, Alya yang ada masalah keluarga lah. Tapi mereka pada akhirnya bisa nyatu sama-sama lagi dan happy ending.


Dulu waktu aku kecil, pas aku liat film itu, aku selalu bertanya-tanya gitu. Apa bisa ya aku punya sahabat kayak gitu?


Sekarang aku sudah SMA dan aku punya banyak temen-temen dan orang-orang penting. Orang-orang yang tak sayangin. Orang-orang yang bisa mbuat aku lupa sama yang sedih2 gitu lah pokok e. Kayak anak-anak NASA tersayang yang sering aku curhatin ndek kamu Pensieve :)


Tapi diantara semua itu, ada 5 orang yang sering aku sebut sebage "Uhties"


Dari Kiri Insani, Nadya, Ratih, Aku, Herdiana, waktu jaman SMP.

Kami berlima. Persis kayak jumlah geng nya Ada Apa Dengan Cinta. Tapi apa kami adalah Geng "Ada Apa Dengan Cinta" versi Surabaya? 


Jawabannya adalah : Nggak!!!


Nah lho, jadi kenapa elu kudu capek-capek nulis pendahuluan tentang Ada Apa Dengan Cinta kalo ternyata useless kayak gini, Fre?
Nggak Useless kok Pen XD Justru ini letak poin pentingnya. Aku pengen negesin, kalo ikatan diantara kami berlima itu bukan ikatan yang selalu dielu-elukan sama Geng Nya Ada Apa Dengan Cinta.
"Sahabat"... "Sahabat"... "Sahabat"



Nggak Pen, ^^ kami bukan Sahabat atau apalah itu. Kami itu sodara Pen. Dimana kami nggak takut untuk blak-blakan ngomong sesuatu, dimana suatu pertengkaran kecil itu nggak ngebuat kami benci satu sama lain, dimana seberapa jaohnya kami kepisah kami selalu nggak merasa rikuh setiap kali ketemu.


Itu yang dinamain Sodara Pen.
Udah lebih dari 4 taon Pen aku kenal mereka, aku tau seh 4 taon itu bukan waktu yang lama. Kalo dibandingin sama hidupku, bukan apa-apa.
Tapi disaat-saat kayak begini, saat aku ngerasa aku lagi gak bisa sendirian, terus mereka ada, aku ngerasa aku beruntung bisa ketemu sama mereka.
Mereka ada disini, emang bukan untuk nenangin aku ala geng Ada Apa Dengan Cinta, Pen.
Kami di jaman SMA.

Mereka ada disini itu buat nemenin aku dengan ngelontarin joke-joke yang aku nggak ngerti supaya aku bisa cepet kembali ke diriku yang biasanya.


Aku ngerasa aku beruntung Pen, aku punya mereka disaat aku lagi kayak gini.
Okelah, emang aku lebay soal masalahku ini XD~ tapi tetep, namanya juga orang galau X3 apa aja pasti jadinya lebay.


Thanks Uhties... udah lahir kedunia buat aku *nah lho, saya lebay lagi*
Seriusan,, kalian the best!

Jumat, 16 September 2011

Kegalauan di "Episode Final of No. 6"

Pensieve kuuuuuuu blog tersayangku tercintaku!!!
Barusan aku habis nonton episode Final nya "No. 6", dan untuk info aja ya pensieve, sekarang ini waktu tengah menunjukkan pukul tengah malam *apalagi itu? =A=*


Kenapa kok aku liat "no.6" malem banget? Sedangkan selesei donlod nya sebenernya uda sejak tadi sore?
Pertama, karna habis donlod aku ketiduran *uyehh, sangat ndak elit -__-*
Kedua, karna pas jam sepuluh bangun, ternyata aku nemu foto barunya Kaname-sama yang unyu-unyu bin menggemaskan. --->>>
*kaname-sama itu yang paling kanan, yang cosplay nya Kaito. Ngemeng2 itu yang jadi Len cewek loh ><*


Dan Ketiga, karna aku sibuk donlod semua potonya Kaname-sama yang... patut diakui, paling sip kalo dia lagi cosplay Kaito. Adoooohh, gini loh Pensieve, walopun aku ndak begitu menggilai Vocaloid, tapi tetep aja... ini KANAME-SAMA gitu lhoooo.


Balik ke fokus utama, karna alasan-alasan diatas itulah, nonton no.6 diundur jadi jam sebelas malam tanpa aku MAU tau kalo episode final adalah episode yang sangat ga bisa diundur-undur.
Dan... ENG-ING-ENG! No. 6 sukses memporak porandakan malam nan tenang  http://www.emocutez.comtega bener episode ini dibuat kayak begini coba!!!


Kamu tak ceritain sinopsisnya ya, Pensieve sayang? XD Muah... muah.. kamu emang blog tersayangku~
Oya, WARNING, kalo misal ada yang nyasar kesini terus kalian belom liat No. 6  padahal pengen, jangan baca sinopsis yang dibawah. Soalnya mengandung banyak spoiler (ya ngerti kan si Frey itu gimana? dia kan anaknya tukang bocor gitu *bisik2* mangkelno pokoknya)


Okeh,
Episode sembilan kemaren kan, Nezumi sama Sion berhasil masuk ke bangunan yang sulit ditembus itu yah *lupa namanya -__-* buat nyelametin si Safu. Pas mereka udah ketemu Safu, ternyata mereka nemuin kenyataan kalo Safu bukanlah Safu.


Lha kok bisa? Bisa aja!
Ternyata Safu itu dibuat bahan Eksperimen buat untuk membangunkan Elyurias. Dan Safu yang sedang berdiri di depan Nezumi dan Sion bukanlah Safu yang dulu. Safu yang ini beda, Safu yang ini udah nyatu dengan Elyurias.

Uhuhuhh... komplikated banget pokoknya. Mana ada scene pas waktu Sion ngamuk lagi. Safu ngeberi tahu Sion tentang kenyataan dibalik no.6, tentang no.6 yang ternyata menggunakan semua warganya untuk bereksperimen. Tentang kebobrokan no.6. Sumpah, aku aja pas dikasih tau ikut merinding gitu. Apalagi Sion yang selama ini berbakti ke no.6, dia jelas ngamuk. Dia jadi benci setengah mati sama no.6


Tapi Nezumi ga ngebiarin Sion berbuat jahat lho :3 Waktu Sion mau ngebom 'mother' atau komputer induk yang ngendaliin semua eksperimen itu, Nezumi ngehentikan dia gitu Pen. Nezumi nggak rela kalo Sion jadi jahat, Nezumi nggak kepingin Sion berubah. Dia tetep kepengen Sion jadi Sion yang dulu.
*ini waktu Nezumi berusaha ngehentikan Sion*

 Masih inget kan, pas waktu episode 10 kemaren Nezumi nangis miriiiiis banget gara-gara Sion udah bunuh orang demi dirinya? Soswit banget tauk Pen >< Soswit banget! Aku lho sampe megang-megang pipi gara2 malu + over-excited  gitu *lah?*


Singkat cerita, Nezumi lah yang ngebom si 'mother' dan ngebawa Sion untuk buru-buru kabur dari sana ninggalin Safu. 
*bom nya buat ngehancurin 'mother'*

Bom meledak... DUOR!!! Disini Nezumi ama Sion sempet ada konflik. Sion marah banget, karena bisa-bisanya Nezumi ninggalin Safu padahal tujuan utama mereka itu ya mau nyelametin Safu itu.
*sion yang gedor2 pintu lift buat nyelametin Safu lagi*

Aku sebel banget PENSIEVE~~ masa si Sion gitu banget sama Safu? Iya bener sih, Safu itu besties nya dia banget. Iya aku juga sedih pas Safu meninggal dengan cara gitu. Aku emang mbrabak waktu kenangan-kenangannya Sion sama Safu diputer ulang dari mulai mereka kecil. Tapi kalo sampe Sion nuduh Nezumi yang enggak-enggak karna itu...  aku ya sebel lah.


Jadi Sion tuh nuduh Nezumi, katanya Nezumi cuma manfaatin dia doang. Padahal enggak tauk Siooon. Nezumi itu justru cinta mati ama elu #kicked.


Makanya, gara-gara itu Sion kualat! Pas mereka bertengkar, mereka kepergok orang dalem yang bersenjata. Orang dalem itu nembak Sion! DUOR!!!
Tapi apa? Nezumi ngehalangin tepat disaat-saat terakhir. Siapa yang kena? NEZUMI lahhttp://www.emocutez.comSiapa yang nyesel? Sion sendiri. Dia kelabakan, dia nggak mau Nezumi ninggalin dia. Dengan peralatan seadanya yang dia temuin, dia ngeoperasi Nezumi.


Scene yang ini SUMPAH keren ga ketulungan!


Ditengah saat-saat kritis antara hiup dan mati, mereka jadi inget kejadian yang dulu-dulu. 

Termasuk saat mereka pertama kali ketemu, situasinya mirip. Waktu itu Nezumi juga ketembak dan dirawat sama Sion. Situasi itu juga ngingetin mereka sama gimana Nezumi nyelametin nyawa Sion yang hampir mati kena serangga parasit. KEREN!!! Aku deg-degan pensieve... takut kalo Nezumi mati.
Gak lucu banget kan kalo sad ending??


Nezumi berhasil dioperasi dengan kilat dan langsung mereka kudu melarikan diri cepet-cepet! Para pasukan pada berkeliaran gitu, mereka juga kudu menghindar~~! Tapi pas mereka berdua mau melarikan diri lewat lubang didinding gitu... ada sesuatu yang men-SYOK-kan!

Dari sini aku gak mau cerita ah Pensieve~ :3 Soalnya memalukan, soalnya kejadiannya cepet banget dan aku langsung mematung ditempat gitu. Sedetik kemudian aku nangis mbeler-mbeler, pokoknya gak layak lihat dan gak layak untuk diceritakan banget. Galau banget,, yang namanya Media Player Classic itu tak pause, tak play lagi, tak pause lagi, tak play lagi tapi sambil nutup mata. Rasanya gak tega gitu mau liat lanjutannya, rasany aku gak pengen nemuin kenyataan yang ndak tak kepengeni. Ngerti kan maksudnya?


Sekarang aku ngertiiiii banget perasaannya Insani waktu ngeliat episode terakher nya Why Why Love. Kenapa kok dia bisa nanges sebegitu WOAH nya (ya walopun tangisanku tetep yang lebih elit). Itu karna kita takut ending dari cerita yang udah susah payah kita ikutin itu berakhir dengan TIDAK MENYENANGKAN.


Dari sini nih, aku udah mecel-mecel selimutku, sama nanges-nanges ga jelas begitulah. Nyesek banget rasanya. Aku gemeteran, apalagi pas waktu tubuhnya Sion udah gak bisa bergerakhttp://www.emocutez.com.Rasanya itu kayak... kayak kamu  ngeliat tubuhnya Sion udah gak bisa bergerak gitu (ketularan @poconggg, hahaha)


Tapi yang JELAS, aku cukup puas dengan Endingnya yang MUNGKIN nggak sad ini. Kenapa aku bilang mungkin? Soalnya ngelihat ini sama kasus kayak pas ngeliat Why Why Love episode terakhir.
Pas si Mike He itu bisa tiba-tiba mecungul padahal jelas-jelas udah mati. Sama kayak Sion yang tiba-tiba bangun padahal uda jelas2 tadi uda gak bernapas -__-


Dan yang lebih ngebuat senyum-senyum adalah, pas doaku terkabulkan (alhamdulillah yah *nada Syahrini*) jadi begini, scene akhir-akhir, Nezumi sama Sion berdiri berdua ngelihat reruntuhan no.6 dan menyambut era baru. Terus ada angin bertiuuuup mendayu-dayu. Dan Nezumi pun berbalik ninggalin Sion. Sion diem, tapi sedetik kemudian dia ikutan berbalik dan manggil...


"Nezumi"
Nezumi pun noleh ke arah Sion. Refleks, entah malem-malem dapet kekuatan dari mana, aku heboh tereak-tereak "CIUUUM! CIUUUM! CIUUUUM!"
Ehh,, aku kaget setengah mati! Dicium beneran boook! Bibir dan bibir, bener-bener dicium! Wuakakakakakk~! (jadi intinya impas ;D Sion kan pernah nyium Nezumi, sekarang gantian)

Happy Ending pokoknya! Titik!!!


Hahahaha.



udah ah, uda setengah satu tau gak. Untung aja besok tu hari Sebtu. Oya, Oya... Suamiku mau maen Musical loh :3 
Itu, my beloved Heo Young Saeng (sedikit Out of topic). Apa saya bilang? Dia bisa ekting kan? Walopun dia maen sama kyuhyu....n, hekk -__- *digorok sama semua SparKyu*

SS501 as my boyfriend.... "SAENGI" !!!!

Farah "Ae Ri"'s Result: Heo Young Saeng
on quiz: SS501 As Boyfriends
Your ideal boyfriend is Shy Prince Heo Young Saeng! He's the shy, quiet type, but smoldering underneath is a romantic guy who will sweep you off your feet.
Quiz SchoolTake this quiz & get your result